Tertawa dan Faktanya Bagi Kesehatan Tubuh


Banyak ungkapan mengatakan bahwa tertawa adalah obat terbaik. Nyatanya hal itu benar, saat kamu dan teman – teman berkumpul bersama dan bersenda gurau, kamu merasakan kebebasan perasaan.

Hal ini dibuktikan dengan banyaknya penelitian yang menguatkan bahwa gelak tawa dapat meningkatkan kesehatan fisik, mental maupun menyembuhkan penyakit.

Dr. A. K. Shapiro, seorang peneliti ilmu kedokteran yang menulis kesimpulan berikut dalam American Journal of Psychoterapy. “Gelak tawa dapat memberikan pengaruh yang positif bagi penyakit – penyakit organik, termasuk penyakit – penyakit yang tidak dapat disembuhkan lagi”

Ada juga ungkapan, tertawalah sebelum tertawa itu bayar. Ungkapan menarik yang nyatanya benar. Tertawa bisa dilakukan di mana saja, kapan saja dan tentunya gratis.

Tertawa justru dapat membakar kalori dan memperpanjang umur serta mengurangi penuaan. Namun banyak juga hal – hal seputar dan manfaat tertawa yang perlu kamu ketahui. Berikut di bawah ini fakta – fakta tentang tertawa:

Tertawa Terbahak – Bahak Dapat Menyebabkan Kematian

Tertawa terbahak – bahak masuk ke dalam tertawa yang berlebihan. Segala sesuatu yang berlebihan tentu tidaklah baik termasuk tertawa. Selain dapat memperpanjang umur, ternyata tertawa juga dapat mempersingkat umur.

Menurut Dr. Martin Samuels, seorang profesor neurologi di Harvard Medical School mengatakan bahwa efek perasaan yang sangat ekstrem, baik itu tertawa ataupun sedih, pada dasarnya dapat berpengaruh kepada pernapasan dan dapat mengakibatkan kematian.

Ketika tertawa terbahak – bahak, otak seseorang akan melepaskan hormon kimia adrenalin dan jika terlalu banyak maka akan meracuni jantung sehingga menyebabkan irama jantung menjadi abnormal.

Tertawa Dapat Meredakan Rasa Sakit

Tidak jarang tertawa menjadi cara bagi seseorang untuk menutupi kesedihan yang tidak dapat diungkapkan. Saat tertawa tubuh akan melepaskan pereda rasa sakit secara alamiah.

Saat tertawa, tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin. Endorfin memiliki peran penting dalam meredakan rasa sakit. Menurut peneliti, senyawa endorfin yang mengalir ke otak dapat meningkatkan kemampuan seseorang dalam menghiraukan rasa sakit. Jadi saat kamu merasakan sakit, cobalah untuk tertawa.

Tertawa Dapat Membakar Kalori

Tertawa menyebabkan irama jantung meningkat, saat terjadi peningkatan maka metabolisme akan mengalami peningkatan yang menyebabkan kalori dalam tubuh terbakar setelah seseorang tertawa.

Ketika tertawa selama 10-15 menit, hal ini dapat membakar kalori sebanyak 10-50 kalori. Penelitian University Journal of Obesity juga menemukan bahwa tertawa menjadi penawar terbaik untuk masalah berat badan.

Tertawa Dapat Membuat Seluruh Tubuh Menjadi Lebih Rileks

Saat tertawa, secara otomatis otot wajah dan perut bergerak. Pergerakan yang terjadi pada otot tersebut dapat membuaut tubuh menjadi lebih rileks. Seseorang juga akan mengalami siklus pernapasan lebih cepat, sehingga dapat mengirimkan oksigen lebih banyak ke dalam tubuh.

Tertawa Dapat Meningkatkan Sistem Imun

Imunitas sering kali dipengaruhi oleh perasaan dan pikiran. Saat perasaan dan pikiran dipengaruhi oleh hal – hal negatif maka bisa menimbulkan stres dan imunitas menurun.

Saat stres hormon kortisol akan meningkat dan mengganggu tekanan darah. Maka dari itu dianjurkan untuk tertawa, karena tertawa dapat meningkatkan kekebalan tubuh.

Tertawa Dapat Meningkatkan Tekanan Darah

Saat dewasa seseorang menjadi jarang tertawa dibanding saat masih kanak – kanak, sebab semakin bertambah umur seseorang, semakin banyak beban yang ditanggung dan tak jarang membuat tubuh menjadi stres.

Tertawa dapat meningkatkan tekanan darah hal ini merupakan mitos, faktanya tertawa dapat menurunkan tingkat stres penyebab tekanan darah naik. Tertawa dapat menormalkan tekanan darah dan mengurangi risiko stroke dan serangan jantung.

Tertawa Dapat Memperburuk Pernapasan

Banyak orang yang mengganggap tertawa dapat membuat pernapasan menjadi buruk. Namun faktanya tertawa dapat memperlancar saluran pernapasan.

Setelah tertawa kamu akan merasakan seperti berolahraga, sehingga kamu akan menghirup banyak – banyak oksigen sehingga konsumsi oksigen bertambah.

Tertawa Tidak Dapat Mengurangi Kecemasan       

Mitos beredar bahwa tertawa justru sering menimbulkan rasa cemas. Padahal kenyataannya, tertawa dapat mengurangi gejala kecemasan dan menurunkan tingkat depresi. Hormon endorfin yg dikeluarkan saat tertawa dapat mengurangi kecemasan.

Tertawa Tidak Dapat Membentuk Otot Perut

Mitos! Faktanya tertawa dapat membuat otot perut tertarik dan berkontraksi. Namun untuk mendapatkan otot perut yang maksimal, tentu harus dibarengi dengan pola hidup sehat dan olahraga yang rutin.

Tertawa Bisa Menular

Sama seperti rasa kantuk, tertawa juga bisa menular. Faktanya, seseorang akan tertawa saat menonton acara komedi. Karena tertawa merupakan emosi yang tidak dibuat – buat sehingga membuat orang lain lebih bahagia.

Setelah mengetahui fakta dan mitos tertawa di atas membuktikan bahwa tertawa merupakan obat mujarab yang baik bagi tubuh. Tertawa mampu mengembalikan semangat dan lebih sehat. Meskipun manfaat tertawa masih perlu diteliti. Namun tidak ada salahnya untuk menghiasi harimu dengan tawa.

Cobalah untuk melihat sisi lain dari setiap masalah yang sering kali kamu hadapi. Sehingga kamu bisa mengambil pelajaran dari setiap peristiwa. Selama tertawa gratis, maka tertawalah tak terkecuali menertawakan kebodohanmu sendiri atas hal apa yang kamu perbuat supaya kamu merasa lebih baik.

Jika kamu sulit sekali untuk tertawa, cobalah untuk berkumpul dengan teman dan menciptakan suasana yang menyenangkan atau dengan menonton acara komedi untuk mengembalikan tawamu.

Share juga pemikiran kamu di kolom komentar tentang tertawa. Bagikan juga di sosial media agar lebih banyak orang yang teredukasi dan tidak murung lagi.

0 Response to "Tertawa dan Faktanya Bagi Kesehatan Tubuh"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel